Faktor Ini Mempengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar, Siswa dan Guru Wajib Baca!

Faktor Apa Saja Sih yang Mempengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar??

Faktor ini Pengaruhi Proses Belajar Mengajar, Anwariz.com - Pendidikan adalah proses perubahan tingkah laku. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan untuk menanamkan pendidikan adalah kegiatan belajar mengajar. Ada berbagai Faktor yang dapat Mempengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar,  yaitu faktor dari dalam diri siswa dan faktor dari luar.  Yang termasuk faktor dari dalam (instrinsik) salah satunya adalah motivasi. Motivasi berasal dari kata motif yang artinya dorongan atau rangsangan atau daya penggerak yang ada dalam diri seseorang. Motivasi sendiri artinya dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Adapun faktor luar adalah sarana prasarana, media dan faktor penunjang lainnya.

faktor yang mempengaruhi kegiatan belajar siswa
Faktor yang Mempengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar
Faktor pendukung tersebut akan menjadi faktor pengahambat jika terdapat kekurangan.  Sebagai contoh nyata adalah faktor psikologis siswa yang turun naik yang juga menyebabkan turun naiknya konsentrasi anak dan mempengaruhi perolehan hasil belajar anak. ada beberapa contoh kasus dimana seorang anak dengan bangganya membanggakan pekerjaan ayahnya yang kerja diluar kota padahal anak tidak tahu persis apa yang menjadi pekerjaan ayahnya, namun anak betapa bangga terlebih satu semester sekali ayahnya pulang dengan membelikan beberapa hadiah sebagai reward atas prestasinya, anak belajar dengan sangat rajin dan ceria, namun terjadi perubahan manakala anak mengetahui bahwa sesungguhnya dia tidak bersama ayahnya bukan semata karena ayahnya bekerja di luar kota, namun telah terjadi perpisahan diantara kedua orangtuanya. 

Perubahan ini bisa menjadi permanen bisa hanya sementara tergantung pada orang tua dan guru yang menyikapi perubahan tersebut dan melakukan berbagai pendekatan pembelajaran, diantaranya pendekatan pribadi dan keagamaan. Seorang pendidik pun tentu belajar psikologi anak, psikologi pendidikan, psikologi keagamaan, psikologi klinis dan psikologi tingkah laku yang nantinya mempermudah dalam memahami anak dan menangani berbagai kasus yang terjadi yang melibatkan siswanya.
  
Menjadi seorang pendidik dituntut untuk mengetahui tingkah laku dan karakter anak satu persatu, sehingga setiap perkembangan anak bisa terpantau dan terarah sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Selain itu pula faktor pendukung sarana prasarana serta media pembelajaran yang tidak memadai menjadi faktor penghambat pembelajaran, sebagai contohnya bisa kita bayangkan jika satu sekolah tidak memiliki wc atau toilet untuk siswa maupun guru. Ketika anak akan ke kamar kecil anak akan mencari kamar kecil ke luar sekolah dengan jarak yang belum tentu dekat belum tentu kita ketahui anak berjalan kearah mana, sedangkan pembelajaran harus tetap berlangsung, maka anak  tersebut akan tertinggal pelajaran. Hal kecil lainnya adalah penanaman pembiasaan membuang sampah pada tempatnya dirasa cukup sulit apabila dalam satu sekolah hanya memiliki satu tong sampah saja.

Terkait:
 
Untuk media pembelajaran sebenarnya guru dan siswa dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif, memanfaatkan lingungan sekitar sebagai media pembelajaran, namun buku penujang dan buku pegangan siswa tetap sangat dibutuhkan terutama bagi siswa usia ekolah dasar.pembelajaran akan lebih efekif jika disekolah terdapat buku penunjang yang cukup banyak, akan menjadi sebuah hambatan jika dalam satu kelas yang jumlah muridnya bisa mencapai 40-50  orang, sedangkan buku untuk satu mata pelajaran hanya terdapat 5-7 buku saja. 

Faktor ekonomi orang tua pun menjadi Faktor yang Memengaruhi Proses Belajar Mengajar, bisa menjadi faktor pendukung ataupun penghambat pembelajaran. Ketika anak butuh sarana dan prasarana namun orang tua tidak mampu memenuhi maka hasilnya pun akan berbeda, sebagai contohnya adalah anak yang terbiasa membaca buku dulu dirumah sebelum belajar akan berbeda hasil belajarnya dengan anak yang hanya mengandalkan buku sekolah yang tidak bisa dipinjam/dibawa ke rumah. kesiapan anak belajar akan berbeda. Anak yang mengetahui bahwa dirinya tidak akan melanjutkan pendidikannya ke tingkat berikutnya tentu semangatnya akan berbeda dengan anak yang memiliki cita-cita melanjutkan sekolah, oleh karena itu pendidikan merupakan motivator pertama dan utama yng akan menyemangati anak.
faktor ini pengaruhi kegiatan belajar mengajar siswa
Seorang Anak Sedang belajar Mandiri
Faktor yang Memengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar lainnya adalah latar belakang pendiikan orang tua berdampak besar sekali pada anaknya. Orang tua yang berlatar belakang sekolah tinggi dengan orang tua yang tidak mengenyam bangku sekolah tentu cara pandang dan cara berfikir mengenai pendidikan akan berbeda, walau tidak sedikit pula dari mereka yang tidak mengenyam bangku pendidikan menyekolahkan anaknya sampai perguruan tinggi. Agar tidak menjadi faktor penghambat pembelajaran, sebenarnya guru selalu memberikan pekerjaan rumah pada siswanya dengan jumlah soal yang sedikit dan soal yang mudah pada siswannya, hal tersebut agar tidak terlalu menyulitkan orang tua dengan latar belakang pendidikan rendah. Guru memberikan pandangan yang luas pada siswanya agar suatu hari nanti bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi agar mampu mengubah kehidupan mereka ke arah lebih baik kelak.

Globalisasi Pengaruhi Proses Belajar Mengajar

 
Faktor dari luar yang tidak kalah pentingnya adalah lingkungan. Anak hidup pada empat lingkungan, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah dan lingkungan tempat beribadah. Pengawasan pergaulan anak harus dilakukan oleh orang dewasa yang berada diseitar anak-anak. kita tidak boleh menutup mata dan telinga terhadap berbagai keadaan disekitar yang akan menjadi penyebab atau faktor penghambat belajar anak, terutama dengan adanya globalisasi, kita  lebih mudah mengakses segala sesuatu yang memiliki dampak positif maupun negatif. 

Dampak positif dari adanya globalisasi adalah kita mudah bertukar informasi, kebudayaan, pendidikan, adanya kerjasama dalam bidang ekonomi sehingga kita memiliki fasilitas yang canggih, sebagai contohnya adalah gadget dan lain sebagainya.  Adapun dampak negatif dari globalisai adalah apabila kita tidak pandai menyaring infomasi dan kebudayaan yang tidak cocok untuk kita yang ketimuran maka kita akan terbawa arus, apalagi bagi anak-anak, gadget menjadi hal pokok  yang ada setiap saat dibanding buku pelajaran, anak lebih peduli terhadap informasi dan goisip di media sosial dibanding mencari tahu dan memecahkan masalah pada buku pelajaran.  

Baca juga: 

Namun pada intinya dimanapun lingkungan  tempat anak kita tinggal maka tanamkanlah hal-hal positif pada anak agar tidak menjadi faktor penyebab hambatan pembelajaran, terutama tanamkan nilai-nilai pendidikan agama, ilmu pengetahuan dan teknologi, adat budaya, norma, cinta tanah air, penanaman karakter bangsa dan aturan yang tertulis maupun yang tidak tertulis sejak dini agar tertanam hal-hal baik dalam diri anak, sehingga anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang bisa membanggakan, mandiri dan mampu bersaing dengan dunia luar sehingga tercipta generasi harapan orangtua, masyarakat, bangsa dan negara, khususnya dalam lingkup kecil anak mampu menyelesaikan pendidikannya walaupun hambatan semakin hari semakin banyak. 

Begitupun sebagai pendidik dan orang tua serta semua pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan dan anak-anak semoga kita bisa  memberikan contoh positif, dukungan dan semangat agar Faktor yang Mempengaruhi Kegiatan Belajar Mengajar hanyalah faktor positinya saja yang muncul dan bukan menjadi faktor penghambat pembelajaran.

0 komentar

Post a Comment