Monday, October 02, 2017

Koleksi Buku Karya Pidi Baiq Paling "Berbahaya"

Koleksi Buku "Berbahaya" Karya Pidi Baiq - Anwariz.com
Pidi Baiq (sering disapa Ayah) adalah seorang seniman dengan segudang talenta yang telah menginspirasi banyak orang. Diluar aktivitasnya mengajar, beliau juga aktif sebagai musisi legendaris bersama The Panas Dalam, pencipta lagu-lagunya juga, penulis banyak buku-buku nyeleneh tapi “epic”, menurut saya. Pidi Baiq juga telah banyak menuliskan kata-kata bijak (quote-aphorisma) yang sebelumnya saya rangkum pada postingan Quote Terbaik dari Pidi Baiq beberapa waktu silam, namun masih relevan dengan kondisi sat ini.

kumpulan buku karya pidi baiq
Koleksi Buku Pidi Baiq, image by tribun jabar
Pidi Baiq
Penulis film
Lahir: 8 Agustus 1972 (45 tahun), Bandung
Pasangan: Rosi
Pendidikan: Institut Teknologi Bandung
Film: Baracas: Barisan Anti Cinta Asmara
Anak: Timur Langit Hali, Bebe Bibe Utara
Sumber: google.co.id

Pada kesempatan kali ini saya tertarik sekali mengulas beberapa buku karya Pidi Baiq, beberapa diantaranya pernah saya baca dan memang “epic” sangat. Beberapa buku itu adalah Drunken Mama, Dilan, sedangkan sisanya masih mencari-cari kawan yang punya koleksinya untuk saya bajak sesaat, hehe....

Tapi tidak usah khawatir karena saya sudah menemukan kumpulan buku karya Pidi Baiq, siapa tahu sahabat Anwariz mau sedang akan membeli dan membacanya, jadi lebih mudah karena susah tahu judulnya.

Buku-buku karya Pidi Baiq ini hampir boleh dikatakan “berbahaya”, pasalnya dia menulis dengan keunikannya tersendiri, walau terkesan ngacak gak beraturan, namun tetap mengedepankan pesan morah serta makna-makna secara tegas dibalik sisi uniknya. Itulah Pidi Baiq..

Berikut ini beberapa kumpulan buku karya Pidi Baiq yang “berbahaya” itu. Di urut menurut buku terbitan terbaru ya biar lebih gampang mengingatnya. 

1. Asbunayah (Update 2017)

Asbunayah (2017) "Kalau Kehidupan ini Palsu, mengapa uangnya harus asli? Saya hanya butuh penjelasan."

"Bukan Tuhan yang harus kau cari, tetapi jawaban mengapa kamu bodoh mencari yang sudah bersamamu."
"Jika doa bukan sebuah Permintaan, setidaknya itu adalah sebuah Pengakuan atas kelemahan diri manusia di hadapan-Nya."
"Di sekolah, mendapat pelajaran dulu, baru ujian. Kalau di Kehidupan ujian dulu, baru mendapat pelajaran."
"Mengapa istri harus bisa masak? Ini kan Rumah Tangga, bukan Rumah Makan?"
"Aku Mencintaimu, biarlah ini urusanku. Bagaimana kamu kepadaku, terserah, itu urusanmu."
"Rock on, Bad Boy"
D. Bumelyte, Teman Rusia Pidi Baiq

2. Milea. Suara dari Dilan (2016)

Milea. Suara dari Dilan (2016)“Dilan memberi penggambaran lain dari sebuah penaklukan cinta & bagaimana indahnya cinta sederhana anak zaman dahulu.” @refaniris
“Cuma satu yang kuinginkan, aku ingin cowok seperti Dilan.” @_SLovaFC
“Dilan brengsek! Dia selalu tahu caranya menjadi pusat perhatian, bahkan ketika jadi buku, setiap serinya selalu ditunggu.” @Tedy_Pensil
“Membaca Dilan itu seperti jatuh cinta lagi, lagi, dan lagi. Ah, indah, deh. Rasanya gak akan pernah bosan membacanya.” @agungwyd
“Bukan cuma sekadar novel, tapi bisa menjadikan yang malas baca jadi mau baca.” @cobra_iqq
“Kisah cintanya gak lebay. Dilan tahu bagaimana memperlakukan wanita. Novelnya keren, bahasanya gak bertele-tele.” @AH_DILAN
“Terima kasih Dilan telah menginspirasiku lewat ceritamu bersama Milea. Terima kasih Surayah, novelmu seru.” @EnciSrifiyani
“Dari Dilan kita belajar mengistimewakan wanita, romantis yang gak kuno, bahkan menjadi ayah & bunda yang hebat :)” @ginaalna
“Kurasa Dilan satu-satunya novel yang aku harap ceritanya terus berlanjut, dan tidak ingin ada akhir.” @TriaFitriaN41

3. Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 (2015)

Dilan 1991"Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap." ―Milea

"Senakal-nakalnya anak geng motor, Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek Agama." ―Dilan
"Kalau dulu aku pernah berkata bahwa aku mencintai dirimu, maka kukira itu adalah sebuah pernyataan ayang sudah cukup lengkap dan berlaku tidak hanya sampai di hari itu, melainkan juga di hari ini dan untuk selama-lamanya. Karena, sekarang aku mungkin bukan aku yang dulu, waktu membawa aku pergi, tetapi perasaan tetap sama, bersifat menjalar, hingga ke depan!" (Milea)

4. Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 (2014)

dilan 1990"Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja" (Dilan 1990)
"Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang." (Dilan 1990)
"Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli." (Milea 1990)


Ini kisah dimasa kita tidak di repotkan dengan gadget, whatsapp, bbm, line, facebook, twitter dan semua kegiatan 'sosial' yang sama sekali jauh dari "sosialisasi".
Ini kisah saat dimana, hati berdebar menanti pujaan hati di depan pagar sekolah, tanpa tahu apakah dia datang atau tidak, saat indah surat2an, saat2 bahagia jalan kaki hanya berdua pulang sekolah, saat2 penuh cemas menanti telpon di malam hari , dengan tatapan Papa yang curiga dengan siapa kita bicara.

“Kurasa Dilan satu-satunya novel yang aku harap ceritanya terus berlanjut, dan tidak ingin ada akhir.” @TriaFitriaN41

 “Dari Dilan kita belajar mengistimewakan wanita, romantis yang gak kuno, bahkan menjadi ayah & bunda yang hebat :)” @ginaalna

5. at-Twitter: Google Menjawab Semuanya Pidi Baiq Menjawab Semaunya (2009)

at-TwitterMantokecolok: "Om, kapan saatnya orang menyadari keterbatasannya?"
Pidi Baiq: "Ketika dia menyadari dirinya adalah manusia"
Raden Wachyu: "Yah, gimana nech, biar cepet lulus kuliah"
Pidi Baiq: "Ambil D1"
Aku tadinya mau nanya, Pak Ustadz, kalau kata Bapak kehidupan
ini palsu, kenapa sih uangnya harus asli? Kenapa?
fajarfvckran: "Surayah, biasanya kalo abis taraweh suka ngapain?"
Pidi Baiq: "Suka pulang ke rumah"
poilon_UP: "Bang, pernah tidur sama binatang?
Pidi Baiq: "Pernah, sama nyamuk"

6. S.P.B.U: Dongeng Sebelum Bangun (2012)

spbuSuatu hari, ada seekor kelinci bernama Klin Klin sedang beristirahat di bawah pohon. Ia melihat seekor keong sawah bernama King Kong sedang menggambar bunga-bunga di tanah. Lalu, Klin Klin mengajak King Kong untuk balapan lari. Berhasilkah, King Kong mengalahkan Klin Klin? Ikuti juga dua kisah lainnya.

Dongen yang belum pernah Anda dengan sebelumnya ini terdiri dari 3 judul cerita, dari mulai dongeng lomba lari kelinci dengan siput (kayaknya belum pernah dengar deh), dongeng kancil dan buaya yang diintervensi buaya sepuh dan seekor Kap, sampai dongeng a la Godzilla, tapi nama makhluknya panjang, ampe ngabisin tiga halaman buat nulisnya, dan bentuknya ga kayak Godzilla, dengan superhero yang bernama S.P.B.U. 

Ada singkatannya itu. Penasaran? Silahkan cari di toko terdekat anda ya. Dan Jangan lupa! "Kesenangan bukan dicari, tapi diciptakan" (Pidi Baiq)

7. Al-Asbun Manfaatulngawur (2010)

al-asbunSetelah menyelesaikan Seri Drunken, Pidi Baiq kembali menelurkan karya yang tak kalah menggelitik moral pembacanya. tetap menggunakan latar kesehariannya, Pidi dan gerembolannya menghadirkan diskusi-diskusi alias obrolan aneh nan nyeleneh namun sarat makna. 
Dikemas dalam tata bahasa dan tampilan kitab suci, Al-Asbun Manfaatul Ngawur, sesuai judulnya, dapat membuat pembaca terpingkal, sekligus berpikir dengan cara pandang Pidi atas banyak hal kecil.

Bagi yang mencintai Seri Drunken, buku ini tentu layak menjadi koleksi selanjutnya dari karya-karya Pidi Baiq.

8. Hanya Salju dan Pisau Batu (2010)

Hanya Salju dan Pisau Batu Happy Salma: Baru saja aku mandi. Tapi sebelum kukenakan baju, kupatut sekali lagi wajah dan tubuhku dicermin. TUHAN mengapa semua ini terjadi? Mengapa Kau ciptakan macam bentuk seperti ini. Mengapa Engkau ciptakan manusia ada yang baik dan ada juga yang buruk? Dan mengapa diriku yang kebagian buruk?

Pidi Baiq : Aku setuju kalau ada orang (atau mungkin binatang) yang bilang aku cantik. Yang bilang aku ini menggemaskan. Yang bilang aku ini menarik. Yang bilang aku ini magnet. Sebab, aku sendiri juga setuju aku memang begitu. 

Surat curhat dari Happy Salma dan balasan berkesan dari Pidi Baiq yang sangat menyenangkan. Terlibat di dalam aktivitas sahut-menyahut mereka membuat kita seakan ikut merasakan keadaan yang diceritakan, dari sedih, lucu, sampai tidak percaya bahwa kejadian-kejadian seperti ini benar-benar terjadi. Buku mengasyikkan yang enak dibaca setiap saat.

9. Drunken Marmut: Ikatan Perkumpulan Cerita Teladan (2009)

Drunken Marmut 
"Pokoknya besok harus dibuang”. 
“Iya”. 
“Tidak ada alasan!”. 
“Marmut kan gak tahu kalau itu taman” kata saya membela diri. 
“Pemiliknya kan tahu” kata dia. 
“Allah memang maha tahu”. Saya langsung suka pada momen dialog yang membahas ketuhanan seperti ini. 
“Allah apa?” dia tanya. 
“Sang Maha Pemilik?”. 
“Apa? Bukan Allah!” katanya. “Yang beli marmutnya”. 
“Oh”. 
“Yang beli marmutnya kan tahu”. 
”Seseorang yang sederhana, baik, dan pengertian. Tapi kadang-kadang orangnya rada aneh tapi unik. Kalau mau ngasih sesuatu suka lupa. Ngasih poster atau kaset sampai sekarang juga belum juga ngasih.” – Heru Khaerudin, Office Boy – P Project 

”Si Bang Pidi orangnya per (fair/Red.). Gak mudah tersinggung, bisa mengambil hati orang, mudah banyak kalir (karir?Red.). Sama orang kecil disamakan. Saya salut dengan kepribadiannya.(Subhanallah/Red.).” --Ibu Marna, Pemilik Kios Rokok 

“Bos Pidi seniman. Kalo ngomong ngaco karena seniman. Gak ngerti!” –Dayat, Bodyguard Penulis. 
“Paling sukanya asin cumi sama sambal. Kalau sedang di rumah suka nyuruh anak-anak shalat. Waktu masih pacaran ke rumah bawanya bala-bala sama kerupuk, deh.” –Amih Nina, Ibu Mertua 
”Kenapa jadi pada ngomentarin penulisnya, bukan bukunya.” –Rosi, Istri Penulis

10. Drunken Mama: Keluarga Besar Kisah-kisah Non Teladan (2009)

Drunken MamaPidi Baiq adalah penulis Drunken Monster dan Drunken Molen . Ini adalah buku terusannya dari itu. Dia juga bikin lagu, bikin komik, bikin ilustrasi buat Mizan dan lainnya, bikin kartun, bikin negara sendiri yang dia kasih nama The Panasdalam dan kini menjadi The Panasdalam Serikat.


"Tapi Bu, kalau Ayah nikah lagi, pasti bukan karena nafsu," saya bilang begitu sambil makan kuaci (satu per satu). Itu komentar saya untuk mereka yang bilang poligami janganlah didasari oleh karena desakan nafsu.

"Kalau Ayah memang karena apa?"
"Ayah cuma mau tahu aja, anak Ayah seperti apa kalau sama perempuan lain."
"Heh!? Eksperimen?"

11. Drunken Molen:  Kumpulan Kisah Tidak Teladan (2008)

Drunken MolenCacatnya Harian Padi Baiq : Drunken Molen, Saya bangun siang. Tapi itu masih mending, masih jam sembilan, karena biasanya saya bangun jam dua belas siang. Saya memang pemalas, tapi untuk apa saya rajin kalau saya merasa diri sudah pandai. Samalah itu seperti halnya kamu, tidak perlu hemat lagi, karena kamu sudah kaya, sudah mendapatkan pangkalnya .... 
("Sales Badminton") Buku ini jangan dibaca. - Jaya Suprana, Pakar Kelirumologi

Sensasi kegilaan yang sama dengan memacu motor dalam gelap malam tanpa lampu penerangan. Selalu ada kejutan yang tak terduga. - Haji Tegep, Bikers Brotherhood MC
Buku ini sangat aneh. Walaupun saya belum membacanya. - Candil, Vokalis SEURIEUS

12. Drunken Monster: Kumpulan Kisah Tidak Teladan (2008)

Drunken Monster Di daerah Jalan Ganesha, saya inget SBY. Aduh, kenapa inget SBY? Ini pasti gara-gara dulu, waktu Pemilu Presiden. Waktu itu saya mencoblos dia.

Mencoblos SBY. Tapi, asli bukan bersumber dari hati nurani saya. Itu lebih karena memenuhi suruhan anak saya, yang saya bawa ikut ke dalam bilik suara. Itu disuruh Timur yang waktu itu berumur 5 tahun. Tetapi janganlah ini kita bahas banyak-banyak. ("Jalan ke Mana-Mana") "Ini Buku Berbahaya." -Prof. Dr. Bambang Sugiharto

Buku ini adalah perayaan ide, karnaval anarki wacana. Semacam jaz yang improvisasi kecerdasannya begitu nakal dan semena-mena. Tidak disarankan bagi para intelektual yang arif dan bijaksana. -Prof. Dr. Bambang Sugiharto, Guru Besar Filsafat di Unpar dan ITB

Pidi Baiq menyebut tulisan-tulisannya sebagia Catatan Harian. Saya memuatnya di suplemen “Khazanah” di Pikiran Rakyati dan menyebutnya cerita pendek. Beberapa teman protes, katanya Catatan Pidi Baiq seperti bermain kasti dengan pemukul sofball. Terserah! Dunia sudah berubah, Bung. Mungkin kita memang harus mengganti nama permainannya. -Rahim Asyik, Redaktur salah satu media di Indonesia

Baru itu dulu daftar koleksi buku Ayah Pidi Baiq yang bisa di share ke sahabat warganet yang budiman. Jika ada koleksi terbaru jangan lupa tambahkan di kolom komentar aja ya, nanti akan saya muat agar semakin lengkap daftar koleksinya. Bantu share postingan ini ke medsos juga...!
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner