Cerita Puasa Pertama dari Tanah Rantau - Anwariz.com

Cerita Puasa Pertama dari Tanah Rantau

Ramadan Pertama di Kota Seribu Sungai


Anwariz.com - Pada tahun-tahun sebelumnya biasa melaksanakan ibadah puasa hari pertama dengan berkumpul bersama keluarga tercinta. Shalat tarawih perdana dengan sangat antusias dan penuh kegembiraan karena bisa berjamaah dengan sanak saudara di kampung halaman yang kami kagumi. Pokoknya bulan puasa waktu itu begitu terasa sakral, apalagi menyambutnya penuh suka cita sambil menunggu waktu santap sahur pertama menjelang dini hari.
mesjid raya sabilal muhtadin banjarmasin
Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin
Namun, ada yang beda dengan awal puasa ramadhan tahun ini. Kesedihan mulai menyelimuti diri sebab tidak bisa melaksanakan santap sahur hari pertama puasa bersama keluarga, pasalnya saat ini tengah berada (merantau) di pulau sebrang, tepatnya di kota yang akrab disapa “Kota Seribu Sungai” yakni Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Puasa Pertama di Pulau Borneo


Sabtu,  malam minggu ini adalah hari pertama puasa sekaligus hari kedua shalat tarawih di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sampai sejauh ini boleh dibilang menyenangkan. Setelah sebelumnya santap sahur bersama “keluarga” baru yang lebih kompleks karena ada Dede Al, Abang, Uwa, Om, Bibi, Ayah, Bunda, sapaan akrab setiap penghuni rumah yang saya tinggali saat ini. Keceriaan, canda, tawa sesama anggota keluarga baru menjadi salah satu bumbu penyedap santap sahur pagi tadi.

Baca:

Mengawali puasa kali ini tidak ada yang beda dengan akrtifitas keseharian di perantauan. Masih tetap bolak-balik kantor, melayani customer, website building, belajar sistem ticketing, dan yang pasti masih bisa bercanda bareng Dede Al dan Abang. Kadang main klereng, kadang juga mainin cicak kesukaannya Al- Ghifari si bocal 2 tahun yang gak ada takutnya.


Masih belum kepikiran mau ngabuburit ke mana, sebab seharian di kantor saja sudah cukup memakan waktu banyak, jam tutup menjelang maghrib. Jadi, saya rasa ngabuburitnya sambil bersih-bersih keringat sisa aktivitas saja gak masalah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungannya:

1. Silakan berikan komentar terbaik Anda.
2. Saran & Kritik akan saya terima dengan lapang dada (bukan lapang bola, yaa) sebagai bentuk evaluasi konten blog ini.
3. Dilarang menyertakan LINK hidup atau mati.
4. Jika Anda tidak terima, silakan mengajukan 'banding'!!