Alasan Merantau ke Pulau Seberang Demi Menggapai Asa

Anwariz.com - Alasan Pergi Merantau Ke Pulau Seberang | Sebelum membahas ceritanya, mari kita  mengenal dulu istilah merantau itu sendiri. Istilahnya menyamakan dulu persepsi agar tidak ada dusta diantara kita, hehe... Oh iya, sebelumnya juga pernah saya posting tulisan tentang perjalanan merantau menyeberang lautan pertama kali. Ada baiknya dibaca dulu di sini agar berkesinambungan.

alasan merantau
Ilustrasi Merantau, by hipwee.com
Jika merujuk ke Wikipedia, istilah Merantau adalah perginya seseorang dari tempat asal dimana ia tumbuh besar dan berkembang menuju wilayah lain untuk menjalani kehidupan atau mencari pengalaman hidup. #Merantau

Jauh sebelumnya besar keinginan meninggalkan kampung halaman sementara untuk merantau ke luar pulau bahkan sempat terbersit merantau ke luar negeri juga. Saya masih ingat sekali, mimpi itu muncul sejak duduk di bangku sekolah menengah atas. Waktu itu ingin pergi bekerja ke Negeri Sakura, Jepang. Namun, kandas sebelum terbang karena akhirnya memilih melanjutkan pendidikan terlebih dahulu di salah satu PTN di Bandung, Jawa Barat.

Meskipun demikian impian untuk bisa merasakan hidup diperantauan, berjuang dengan cara merantau ke negeri orang masih saya pelihara sampai kuliah selesai sekalipun. Sempat menetap di Bandung hampir 1 tahun lamanya semenjak tidak lagi berkutat dengan kesibukan dunia kampus. Meskipun gak banyak yang dilakukan saat itu, selain tetap aktif menulis di blog, belajar jualan kaos distro, dan aktivitas lain yang erat kaitannya dengan dunia internet marketing.

Singkat cerita, tahun-tahun telah berlalu... Kesempatan merintis usaha di perantauan itupun benar-benar di dapatkan persis 2 minggu lebih 1 hari kebelakang sejak tulisan ini di posting. Ya.. 15 hari sudah saya merasakan suasana perantauan, menyeberang lautan ke Pulau Kalimantan bagian selatan cukup membuat saya terkesan. Dari 2 minggu tersebut belum banyak pengalaman selain sedikit demi sedikit berbaur dengan masyarakat Banjar (Banjarmasin, Banjarbaru), menganal karakter mereka, sedikit belajar bahasa Banjar juga dari teman-teman baru di sini. So far, asik lah bro...

Tujuan merantau, meyeberang lautan ke luar Pulau Jawa


Tentunya merantau bukan sembarang pergi begitu saja dari rumah, meninggalkan keluarga tercinta. Tidak sama sekali. Paling tidak saya memiliki tujuan dan target setelah kembalinya pulang dari perantauan tersebut, diantaranya;

merantau ke banjarmasin
Banjarmasin, Kalimantan Selatan

1. Meguji Seberapa Hebat Kemandirian
Betul, kurang lebih 7 tahun tinggal di Bandung yang notabene itu bukan kota kelahiran melainkan hanya numpang study saja. Meskipun sudah terbiasa melakukan segala sesuatunya seorang diri (saat jauh dari orang tua) tapi itu masih perlu diuji sebab suasana Sunda-nya masih kental jadi belum benar-benar lolos ujian. Halah kayak di sekolah aja lu tong... :D Harus dong, Anwariz Blog musti lebih baik lagi...

Harapan besarnya di tanah rantau akan lebih banyak pelajaran, pengalaman yang bisa diambil kemudian diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat sepulangnya dari perantauan nanti.

2. Belajar Bertanggung Jawab
Semakin hari usia semakin bertambah, sedang saat itu juga jatah hidup di dunia semakin berkurang. Apa lagi hendak kita lakukan selain mengukir kebaikan, kemaslahatan bagi orang lain, betul? Nah, boleh jadi tanggung jawab atas diri sendiri, tanggung jawab pada kehidupan bisa secara baik digembleng ketika jarak kita jauh dari orang-orang tercinta. Semoga saja hal itu segera didapat, menjadi pribadi lebih bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri. Aamiin...

3. Berani Mengambil Resiko
Jujur saja, saat pertama kali memutuskan untuk pergi merantau saja sudah termasuk keputusan berani. Hanya saja pantang pergi tanpa mendapat izin dari kedua orang tua. Katakan saja waktu itu resiko pertama yang saya ambil adalah hidup di tanah orang tanpa tau apakah akan bertahan atau tidak, tapi tetap dilakoni, faktanya sekarang ada di Kalimantan. 

Karena cita-cita saya ingin menjadi pelaku bisnis, pengusaha, dimana dunia tersebut memerlukan keberanian mengambil keputusan, menganalisa, melawan resiko dan lain sebagainya, maka apapun resikonya akan dilakukan dengan pertimbangan dan rencana-rencana mengawali segala sesuatunya. 

4. Mahir Beradaptasi dengan Lingkungan Baru
Menyenangkan rasanya jika bisa berbaur dengan orang baru, lingkungan baru, relasi baru, intinya nuansa baru. Oleh sebabnya, besar harapan keterampilan itu bisa dibangun dari sini, dari perantauan. Karena selama ini saya menyadari karakter diri sendiri yang pemalu, pendiam, sulit berkomunikasi secara verbal. Mudah-mudahan kedepan akan semakin mudah beradaptasi dengan siapa saja tanpa harus memandang sempit dunia.

5. Meningkatkan Kreativitas
Bagi saya setiap hela napas di perantauan itu adalah sangat berharga. Mulai dari bangun tidur sampai bangun terus menjadi pengalaman berharga untuk mengasah keterampilan, keingintahuan semakin besar berkali-kali lipat. Dari situlah akan banyak manfaat dalam mengembangkan segala potensi dalam diri guna menunjang kehidupan lebih baik sejak sekarang hingga entah kapan. Selamanya ingin berkreasi. Itu saja..

Baca juga:

Penghujung

Sebelum mengakhiri sesi cerita gak jelas ini maka izinkan saya merangkum garis besar kenapa sampai merantau ke luar pulau segala. Selain memang ingin mewujudkan cita-cita menjadi seorang pengusaha sukses, menjadi pribadi lebih baik, bertanggung jawab, juga sebagai persiapan menjalani kehidupan rumah tangga kedepan. Mempersiapkannya selagi ada kesempatan, selama belum terlalu besar beban. Nah, itulah 5 alasan merantau ke luar pulau. Lanjutkan!!

0 komentar

Post a Comment