Bersyukur: Cara Mengembangkan Rasa Syukur Setiap Hari

cara mengembangkan rasa syukur

anwariz.com | Cara Mengembangkan Rasa Syukur - Sudahkan Anda bersyukur hari ini? Haruskah menunggu segalanya kita miliki dulu baru kemudian merasa pantas mensyukurinya? Sebaiknya tidak, sebab justru malah sebaliknya kita diajarkan bersyukur setiap saat agar semua dimudahkan, bukan? Ada cara paling mudah menumbuhkan rasa syukur  mulai sekarang. Apa itu? Baca selengkapnya untuk mendapat pokok bahasan dibawah ini.


Definisi Bersyukur

Menurut situs Wikipedia, Bersyukur atau rasa terima kasih perasaan atau sikap positif menghargai faedah atau nikmat yang telah atau akan diterima. Rasa bersyukur seringkali ditumpukan dalam banyak agama. Islam contohnya, menekankan rasa berterima kasih kepada Allah S.W.T. ke atas segala nikmat yang dikurniakannya.

Semakin Bersyukur Semakin Bertambah Nikmat

Kekuatan bersyukur merupakan satu ungkapan dimana kita menerima segala yang kita lihat dan kita rasakan dengan tindakan. Sekarang mengapa yang akan membalikkan keadaan untuk Anda? Lalu, apa jadinya jika kita kurang bersyukur? Tentu saja siksa teramat pedih menjadi ganjarannya. Seperti telah termaktub dalam kitab suci umat Islam. 

14:7. Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

Sekarang bagaimana Anda mulai menjaga serta menumbuhkan rasa syukur? Yang notabene lebih mudah diucapkan namun begitu teramat sulit dilakukan. Tidak ada kata sulit jika sudah punya niat. Cobalah memulainya dari diri sendiri dan keluarga di rumah. Bukankah berbagi kebahagiaan, menjalin kebersamaan dengan anggota keluarga juga suatu ungkapan rasa syukur? Mengetahui hal-hal paling disukai oleh anggota keluarga, lalu saling menghargai satu sama lain itu sungguh indah. 

Kebanyakan orang akan merasa semakin sengsara dan lebih menderita ketika menyaksikan segala kenikmatan yang dimiliki orang lain. 

Contohnya; Ketika melihat teman menggunakan HP model terbaru di hadapan kita seolah sedang memanas-manisi. Lalu disadari atau tidak diri kita menggerutu, kenapa dia sudah punya Smartphone terbaru dengan segala fitur canggihnya sedangkan saya masih begini-begini saja menggunakan HP super jadul, itupun pulsanya kadang ada kadang tidak. 

Atau ketika melihat tetangga membeli mobil mewah keluaran terbaru, hanya untuk berjalan-jalan bersama keluarganya setiap akhir pekan, sementara saya ke tempat kerjapun cukup dengan menggendarai angkot.

Kasus di atas merupakan contoh yang sering terjadi di sekitar bahkan mengalaminya. Malah semakin terbujuk oleh sayuan si setan ketimbang mengingat Nama Tuhan, mengacuhkan kenikmatan pada diri sendiri, sehingga terjebak dalam ketidakberdayaan, menderita akibat tidak peduli akan nikmat yang telah ada pada diri. Terkadang menganggap rendah segala bentuk pemberian Tuhan kepada kita, ujung-ujungnya semua harapan tak kunjung datang dan sebaliknya jauh menghilang.

Bagaimana dengan Anda? Apakah sudah bisa mengalahkan ego dengan berlaku sederhana dalam menyikapi hidup? Jangan-jangan masih sebaliknya merasa paling hebat, merasa paling punya segalanya lalu lupa diri, melupakan pemberian dari Sang Maha Sehalanya? Sejatinya memiliki banyak harga menikmati kemewahan bisa jadi sebagai ujian sebarapa besar rasa syukur kita. Tidak perlu merasa rendah diri ketika melihat orang lain perpesta pora, jangan juga melupakan rasa syukur ketika mendapat kenikmatan disetiap kesempatan. #Religi

Suasana perkantoran bisa jadi sebagai cara meningkatkan rasa bersyukur. Ketika melihat boss di kantor tiba-tiba memarahi, membuat Anda kesal, tidak lantas mengambil kesimpulan negatif. Bisa jadi boss tersebut sedang mengajarkan bagaimana bersyukur, sebab jika pekerjaan dilakukan asal-asalan itu akan membuat Anda kehilangan sebagian penghasilan. Maka ikuti saja alur pekerjaan itu dengan rasa syukur mendalam karena tidak akan sia-sia.

Dunia pergaulanpun demikian. Kita bergaul bersama teman-teman memang untuk saling mengisi saling melengkapi satu sama lain. Hidup tanpa teman itu mustahil. Anda berbagi kegembiraan dan kesedihan dengan mereka. Berbagi momen terindah saat masa jaya, merasa sama-sama sedih saat berada di bawah. Dan mereka selalu ada untuk mendengarkan Anda, bersimpati dengan mengucapkan selamat kepada Anda sepanjang mereka mampu.


Tumbuhkan rasa syukur itu untuk semua orang di setiap kesempatan berinteraksi dengannya, begitupun terhadap barang-barang kepunyaan Anda atau bahkan pada hewan peliharaan di rumah. Sikap baik seperti itu akan membuat diri merasa tenang serta damai, dan akan menarik orang baik mendekat ke kehidupan Anda.

Latihan menumbuhkan rasa syukur bisa dilakukan sebelum tidur. Misalnya, menuliskan 3 hal yang paling Anda syukuri di sepanjang siang tadi, baca beberapa kali sambil merasakan ketenangan malam sebelum benar-benar merasa ngantuk. Kemudian tutup mata dan tertidurlah dengan nyenyak. Percayalah, tidur akan sangat berkualitas dan besoknya akan merasa sangat siap mengawali perjalan baru yang lebih menyenangkan.

Kembangkan juga catatan kecil tentang bersyukur itu agar lebih spesifik, seperti terkait barang-barang pribadi, anggota keluarga, teman-teman komunitas, rekan bisnis dan lain sebagainya. Cara ini akan membuat Anda semakin siap melalui berbagai pekerjaan, kegembiraan menjalani kehidupan. 

Terimakasih

Tidak usah melihat siapa penulisnya tapi coba lakukan saja tipsnya. Semoga bermanfaat buat Anda pembaca setia anwariz.com yang sedang diliputi rasa syukur.

0 komentar

Post a Comment