Monday, February 02, 2015

TIPS JITU USAHA CLOTHING DISTRO

 Jurus Jitu Membuka Usaha Clothing Distro
Image via Google.co.id

TIPS JITU USAHA CLOTHING DISTRO | Anwari Clothing Distro | Pola dan gaya hidup perkotaan merangsang kegiatan ekonomi guna mengantisipasi pemenuhan kebutuhan dan perubahan yang cepat dari gaya hidup masyarakat perkotaan.  Salah satunya adalah pemenuhan kebutuhan fashion dan aksesoris gaya tampilan masyarakat kota. Distro atau distribution outletadalah tempat untuk menjual berbagai produk fashion dan aksesoris buatan lokal (local clothing company) yang terbatas dengan harga terjangkau. Barang-barang yang dijual di tempat ini terdiri atas t-shirt, tas, dompet, topi, jaket, baju, dan sebagainya. Pada dasarnya distro menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat agar gaya hidupnya dapat berbeda dan terpenuhi. Berani tampil beda dan bergaya.
Secara ekonomis dan financial, perputaran uang pada usaha distro sangat cepat, karena usaha ini sangat berkait erat dengan gaya hidup anak muda yang selalu mengikuti trend/mode. Dengan besarnya potensi kawula muda pada fashion, maka pasar distro juga terbuka lebar karena populasi anak muda relatif cukup besar. Distro pada dasarnya menyediakan kebutuhan kawula muda, sehingga meskipun distro belum tentu memperoleh pendapatan yang tetap atau tidak memiliki penghasilan tetap, tetapi daya beli kawula muda yang terus ada dan cukup lumayan membuat usaha distro memberi peluang yang cukup besar.  Kepastian daya beli kawula muda yang tetap inilah yang menjadi peluang utama distro banyak dilirik para pebisnis.

Jika kita tertarik untuk memulai bisnis ini, kita tidak perlu memakai ruang­an yang besar, tetapi cukup seukuran garasi atau mini market karena barang yang dijual terbatas dan segmentasinya hanya untuk anak muda. Lokasi usaha pun diusahakan di daerah dekat tempat anak muda biasa nongkrong atau dekat lokasi keramaian lainnya.

Memuali usaha distro perlu persiapan yang serius jika hasil yang kita inginkan pun serius. Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah:


1. Buat Konsep

Konsep adalah dasar dari semua yang bakal kamu tempuh berikutnya. Dengan adanya konsep maka karakteristik dan aliranpun akan terbentuk dengan sendirinya, mulai dari desain, tempat hinga pasar. Kamu bisa mengusung konsep idealis, semi idealis atau kosep yang mengikuti mode dan permintaan pasar.

a. Konsep idealis biasanya mengusung aliran musik atau komunitas tertentu. Kelebihan mengusung konsep ini adalah konsumen dan pembeli sangat loyal, cukup dengan promosi dari mulut ke mulut atau pendekatan langsuk pada komunitas pun sudah cukup. Namun kelemahannya adalah kita membatasi segmen pasar tujuan kita khusus pada satu komunitas atau aliran tertentu.

b. Konsep semi idealis ini biasanya mengusung konsep aliran atau komunitas, namun tidak dibatasi pada aliran dan komunitas tertentu dan disajikan tidak begitu ekstrim, sederhana namun tetam memiliki pesan-pesan komunitas atau aliran.

c. konsep yang ketiga inilah yang banyak di usung oleh distro-distro pada umumnya, baik di kota-kota mode seperti bandung, Jakarta dan Surabaya maupun di Daerah-daerah( tanpa merendahkan arti dan peran Daerah ko he he he). Karena konsep ini sangat fleksibel dan cenderung berubah-ubah mengikuti perubahan mode. Bahkan tidak sedikit yang latah, akut-ikutan, bahkan mencontek konsep desain distro lain ( Produk distro dan clothing )


2. Tentukan Produk, Price, Place dan Promotion

Setelah mengetaui konsep apa yang mau di usung, maka hal tersebut harus kita fahami.

a. Produk


Maksudnya adalah kita harus mengkaji dulu produk apa saja dan seprti apa yang akan kita jual, Baik dari jenis dan kualitas produk yang akan kita jual. Dianjurkan iangan mencampur produk dproduk clothing ternama dengan yang biasa atau mencampur kualitas baik dengan yang biasa atau harga yang mahal dan yang murah, Karena akan mempengaruhi image usaha distro anda dan kepercayaan konsumen ( kalaupun anda hendak menjual beberapa prodak yang kualitas dan harga mencoloh pisahkan rak display berjauhan )

b. Price/Harga

Setelah tau produk apa aja dan kualitas seperti apa yang akan kita jual, maka selanjutnya kita bisa menentukan kira-kira berapa harga produk yang akan kita jual dan berapa estimasi keuntungannya ( kalaw kita ga tau kualitas produk kita bagaimana kita bisa mematok harga sesui dengan kualitas agar konsumen puas )


c. Menentukan tempat/lokasi usaha dengan matang. 

Mengapa demikian? Karena jika kita menentukan harga kaos dengan harga Rp 75000 maka kita harus mencari tempat yang lokasinya straregis atau tempat yang sering dikunjungi konsumen pada tinggkat ekonomi menengah ke atas. Sebaliknya jika mau menjual dengan harga murah nantinya akan dianggap barang murahan.


d. Selanjutnya adalah promosi. 

Setelah analisis kualitas produk, harga dan tempat penjualan maka kita akan tau cara berpromosi dan ke segmen pasar dan kalangan mana saja produk kita akan di promosokan yang nantinya akan di jual.

Inilah hal-hal mendasar yang bersifat tehnis yang perlu teman-teman lakukan dulu jika ingin memulai usaha distro, agar usaha yang akan dirintis sukses atau tidak mengecewakan rekan-rekan sekalian. Setelah melakukan seperti ulasan di atas teman-teman bisa tau brapa modal untuk memulai usaha distro. Baca juga materi tentang Jurus Jitu Membuka Usaha Clothing

Semoga bermanfaat.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner