Apa Perbedaan Blog dengan Website?

ANWARI MEDIA - Apa Perbedaan Blog dengan Website? -Hallo Sahabat, Salam Hangat ! Kalian udah pada tahu belum mengenai blog dan web. Sebenarnya saya sendiri juga baru paham kalau website sama blog ternyata terdapat perbedaan mendasar. Untuk itu saya mencoba share ke kalian agar bisa mengetahui perbedaan antara blog dengan website. Mari kita langsung simak saja penjelasannya dibawah ini:

perbedaan blog dan website
Sumber gambar via designmahal.wordpress.com
 
1.  Menurut Wikipedia

Menurut Wikipedia, blog adalah sebuah situs diskusi yang terdiri dari enteri diskrit yang dipublikasikan di WWW (World Wide Web). Sementara website adalah sekumpulan halaman web terkait yang disajikan dari satu domain.

"Blog merupakan kontradiksi dari web log"

"Website merupakan kontradiksi dari situs di web"

2.  Berdasarkan Kontennya

Sebuah blog dapat berisi berbagai macam konten. Topik-topik posting dapat berupa bahasan mengenai teknologi, fashion, produk tertentu, atau mengenai aktor dan atlet tertentu dengan sensasi yang baru. Sebuah blog bertindak seperti sebuah majalah digital dengan berbagai kejutan bagi pembacanya setiap hari. Di sisi lain, sebuah website mewakili satu produk, satu orang, dan teknologi yang serupa. Dengan kata lain, website memiliki isi dengan genre serupa.

Baca juga: Kelebihan Sosial Media untuk Blogger

3.  Formal dan Informal Konten

Blog dan Website menggunakan nada yang berbeda untuk menangani pembacanya. Website ini umumnya menggunakan nada atau bahasa formal untuk menggambarkan isinya sementara blog biasanya menggunakan nada atau bahasa yang jauh lebih sederhana dan informal untuk deskripsi kontennya.

4.  Coding

Ketika membicarakan blog dan website, orang biasanya takut dengan coding. Jika Anda memilih blog, Anda tidak perlu khawatir! Untuk menciptakan sebuah blog, Anda tidak perlu seorang yang ahli di bidang pengkodean. Anda cukup mendownload template dan memulai dengan belajar dasar-dasar pengkodean. Berbeda dengan website, Anda harus paham dan mengerti pengkodean seperti HTML5, CSS3, PHP, dan lain-lain.

5.  Daftar Konten

Sebuah blog memiliki daftar kronologis postingan. Semua tulisan yang telah Anda buat disusun dari yang terbaru sampai terlama. Setiap kali Anda mengunjungi sebuah blog biasanya Anda langsung menemui daftar beberapa konten yang pernah diposting oleh pemiliknya. Sementara bila Anda mengunjungi website, Anda tidak akan menemui daftar itu. Data yang ada dalam website biasanya statis.

6.  Homepage

Untuk blog dan website, homepage sama sekali berbeda. Dalam sebuah website, homepage menjelaskan isi dasar situs web. Ini akan memberitahu pengunjung tentang jenis produk yang ditawarkan oleh website itu. Namun, homepage blog dibanjiri berbagai tulisan yang telah diposting.

7.  Rating

Sebuah blog sebagian besar dianggap aktif tergantung pada jumlah pengunjung aktif yang dimilikinya. Jumlah pembaca menentukan peringkat blog. Sebuah rating yang baik sangat penting untuk blog untuk berhasil dan mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Di sisi lain, sebuah website tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti pada blog.

8.  Waktu

Waktu yang tepat sangat penting untuk sebuah blog yang sukses! Anda perlu mengirim posting Anda biasanya antara pukul 08.00 sampai jam 12.00 untuk menarik pembaca ke blog Anda. Namun pada website, waktu tidak ada hubungannya dengan itu. Website itu tidak tergantung pada waktu.

9.  Interaksi Pengguna

Keluar dari blog dan website, blog dianggap lebih interaktif. Blog menawarkan pengunjung berupa opsi untuk berkomentar, menyukai, dan membagikan postingan. Sementara website biasanya admin memblok komentar sehingga membuat website kurang interaktif.

10. Search Engine

Setiap kali pengguna mencari menggunakan mesin pencari tertentu, maka blog yang akan dicari lebih banyak dibandingkan dengan website. Karena isi blog terus berubah, itu menyebabkan mesin pencari melakukan pencarian lebih banyak pada blog. Namun isi website ini statis sehingga website memiliki pencarian yang terbatas.

Jika ada salah kata mohon dengan sangat saya minta maaf yang sebesar-besarnya Kritik dan saran adalah harapan untuk kesempurnaanya artikel kami, Terima kasih Pengalamanmu bakal jadi pengalamanku dan pengalamanku akan jadi pengalamanmu. Niat baik dibalas dengan kebaikan, ingat dunia maya hanya menghubungkanmu dengan manusia di seluruh dunia. Namun hanya dengan beribadah kamu bisa berkomunikasi denganNYA.

Demikian ulasan singkat mengenai Perbedaan Antara Website dengan Blog diatas semoga bermanfaat menambah wawasan kepada kita semua.

Selamat Mencoba
Cara Belajar Bisnis Online Langsung Praktek

5 komentar:

  1. Mampir juga kesini brother http://syariah-e-miracle.blogspot.com kumpulan kiat kiat bisnis online syariah.

    ReplyDelete
  2. Mantap blognya bang... Jadi tahu perbedaan blog dan website. Lanjutkan

    ReplyDelete
  3. Semakin banyak masukan via kotak komentar, semakin semangat membuat konten terbaik berikutnya. Terimakasih sudah menjadi pembaca setia Anwari Media Blog.

    ReplyDelete
  4. @Bang Ali. mohon maaf dalam catatan inspiratif ini saya menampilkan link webblog saya SIWI SANG. tidak menjadi soal jika sampeyan hapus. Ini komennya saya kopi di komen sekarang.

    hampir tulisan saya di blog pribadi saya tidak menggunakan bahasa dialek, melainkan bahasa baku tapi populer, beberapa dipadu gaya sastra. mungkin ke arah #WEBLOG. web atau blog saya memang lebih banyak menampilkan berita info kajian dan tafsir sejarah. sehingga tidak mungkin atau sulit bagi saya untuk mengemasnya dengan bahasa dialek jaman sekarang gaya ABG misalnya. apalagi banyak tulisan saya menjadi reverensi atau rujukan sejarah. menurut saya blog dapat kita gunakan sebagai portal web. bahkan akun fesbuk dapat kita bikin sebagai suatu portal berita milik sendiri.

    Tulisan ini sangat bermanfaat bagi saya yang sedang belajar bagaimana ngeblog secara baik. terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf terpaksa tidak saya publikasikan komentar yang mengandung LINK hidup atau mati. Sudah dijelasakan di pesan komentar dibawah.

      Bahasa di blog ANWARIZ pun tidak terlalu mengikuti dialek anak ABG jaman sekarang, karena memang tidak bisa. Mungkin inilah karakter bahasa tulisan saya. Agak formal, baku, tapi tidak mengesampingkan pendekatan kepada anak muda. Semoga saja tidak terlalu kaku dibacanya... Inilah saya

      Delete