5 Kebiasaan Ini Picu GERD, Apa saja?

Gastroesophageal Reflux Disease atau yang biasa disingkat GERD adalah masalah pencernaan yang disebabkan oleh naiknya asam lambung menuju kerongkongan. Ketika GERD terjadi, penderitanya biasanya akan mengalami rasa terbakar di bagian tenggorokan dan kerongkongan. Tidak hanya itu, rasa tidak nyaman, nyeri serta rasa asam di mulut menjadi hal yang sangat mengganggu aktivitas keseharian.

5 kebiasaan picu GERD

Di kasus lain, ada yang mengalami mual hingga muntah serta kesulitan menelan ketika mengalami GERD. Semua rangkaian tersebut terjadi karena terbukanya katup pada sphincter di bagian bawah esofagus. Katup tersebut normalnya menutup sehingga isi perut tidak naik ke kerongkongan. Namun, karena satu dan lain hal, katup sphincter esofagus dapat terbuka hingga kacaunya isi perut dan menimbulkan efek seperti mual, muntah, hingga tidak nyaman dalam beraktivitas.

Salah satu pemicu terjadinya GERD adalah kebiasaan-kebiasaan dalam keseharian. Apa saja kebiasaan yang bisa memicu GERD? Yuk simak selengkapnya berikut ini.

1 Berbaring setelah Makan

Biasanya, rasa ngantuk datang menyerang ketika kamu selesai makan. Eits, jangan langsung berbaring ya. Biasakan jeda antara makan dan berbaring minimal 3 jam setelah kamu makan. Hal ini untuk memastikan makanan yang kamu konsumsi sudah turun menuju usus dan mencegah terjadinya GERD. Sebab, ketika kamu berbaring, gravitasi tidak lagi mengarah pada bagian bawah perut. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya kebocoran pada sphincter esofagus sehingga asam lambung naik kembali menuju kerongkongan yang mengakibatkan terjadinya GERD.

2 . Terlalu Sering Mengonsumsi Buah dan sayur yang Asam

Rasa asam pada buah dan sayur memang menandakan bahwa buah atau sayur tersebut memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Meskipun demikian, hal ini tidak disarankan bagi penderita GERD. Untuk mencegah terjadinya GERD, kamu bisa menghindari berbagai jenis buah seperti lemon, jeruk, dan anggur. Untuk golongan sayur, kamu bisa menghindari tomat serta salad yang menggunakan cuka di dalamnya. Buah dengan rasa yang asam dapat memicu GERD ketika kamu konsumsi dalam keadaan perut kosong, So, berhati-hatilah dalam memilih buah!

3 Makan dengan Terburu-buru

Aktivitas yang padat terkadang membuat seseorang makan dengan terburu-buru. Padahal, kebiasaan ini sangat berbahaya bagi penderita GERD. Sebaiknya, makanlah dengan perlahan untuk mencegah terjadinya GERD. Jika GERD sudah terlanjur menyerang, aktivitas padat mu pun juga ikut terbengkalai, bukan?

4 Makan dengan Porsi Besar

Mukbang atau makan dengan porsi besar yang sedang tren di berbagai konten sosial media sepertinya tidak perlu dilakukan jika kamu tidak ingin terserang GERD. Sebab makan dengan porsi besar akan membuat lambung terisi penuh yang mengakibatkan adanya tekanan pada diafragma. Kondisi ini dapat membuat sesak napas dan memicu terjadinya GERD.

5 Meminum Kopi

Kopi yang banyak dikaitkan dengan sumber inspirasi rasanya tidak menarik lagi jika setelahnya kamu justru mengalami GERD. Kopi mengandung kafein yang dapat masalah pencernaan bagi sebagian orang yang tidak biasa meminumnya. Kopi akan lebih meningkatkan risiko ketika diminum saat perut masih dalam keadaan kosong. Selain kopi, kafein juga ada dalam teh dan coklat sehingga kamu perlu menghindarinya jika perut masih kosong.

6 Makanan Pedas

Makanan pedas memang dapat menggugah selera makan. Namun jangan mengonsumsinya secara berlebihan jika kamu tidak ingin terkena GERD. Rasa pedas pada makanan dapat memicu terjadinya iritasi pada kerongkongan serta menimbulkan rasa nyeri pada ulu hati. Namun jika GERD terlanjung menyerang, kamu bisa mengatasinya dengan promag. Promag dapat menetralisir asam lambung sehingga GERD dapat teratasi.


0 komentar

Post a Comment

Kami tunggu saran dan kritik via kolom komentar