Perasaan Anak Ketika Mengalami Bullying



Sering terjadinya pengejekan atau kekerasan yang terjadi diantara siswa sekolah membuat kita merasa khawatir dengan keadaan anak anak ini. Mereka yang seharusnya saling membantu karena mereka sama sama sedang berusaha untuk mencapai sebuah cita cita. Para anak didik ini tentunya belum bisa mengamalkan dengan benar pendidikan yang telah diterimanya itu. Pernah kita dengar jika adanya sekelompok siswa yang melakukan pengeroyokan kepada siswa yang lainnya. Atau juga kita merasa miris ketika ada siswa yang menangis pulang sekolah karena diejek oleh teman temannya karena kekurangan fisiknya. 3 rasa ini akan dialami oleh seorang anak yang mengalami pengejekan atau kekerasan di sekolahnya diantaranya yaitu :

1.      Rasa Dipermalukan
Seorang anak yang menjadi korban pengejekan di sekolahnya tentu akan merasa dirinya itu dipermalukan. Si anak ini tentunya akan merasa jika dirinya itu sangat tidak berarti dihadapan teman temannya itu. Si anak juga akan merasa seperti dianak bawangkan atau merasa dikucilkan oleh teman temannya itu.

2.      Rasa Takut
Terkadang rasa takut akan menghantui seorang anak yang menerima pengejekan atau kekerasan di sekolahnya. Seorang anak ini tentunya akan merasa takut untuk masuk sekolah. Anak ini akan merasa jika nantinya masuk sekolah akan diejek atau akan mendapat sebuah kekerasan.

3.      Rasa Trauma
Terkadang kekerasan yang dialami oleh seorang anak di sekolahnya akan menyebabkan si anak trauma. Si anak biasanya akan mengalami tekanan sehingga membuat psikisnya terganggu. Si anak biasanya akan terlihat murung dan tidak ceria. Si anak juga mungkin akan takut untuk bertemu dengan orang lain.

0 komentar

Post a Comment