5 Cara Pakai Tokopedia Paylater yang Untung & Anti Boncos

 


Tokopedia paylater adalah salah satu metode pembayaran baru di Tokopedia yang bisa kamu gunakan kalau kamu sudah memiliki akun paylater yang menjadi mitranya. Misalnya, Kredivo, GoPay Later, atau BRI Ceria. Di mana untuk Kredivo dan GoPay Later, kamu bisa daftar akun langsung via aplikasi Kredivo dan Gojek secara langsung. 


Sementara untuk BRI Ceria, kamu harus terdaftar menjadi nasabah BRI untuk bisa menggunakan dan daftar layanan ini. Cara mengaktifkan Tokopedia paylater itu sendiri akan bergantung dengan aplikasi paylater yang kamu pilih. Sebab, setiap paylater punya mekanisme pendaftaran masing-masing. 


Dengan adanya layanan paylater yang bisa dipakai di Tokopedia, belanja apa pun jadi lebih mudah. Khususnya kalau kamu mau ambil cicilan, tapi belum punya kartu kredit. Maka paylater bisa jadi solusi yang pas karena mudah dan cepat daftarnya!


Meski begitu, pemakaian paylater harus berdasarkan banyak pertimbangan. Sebab, kalau dipakai sesukanya, paylater malah bisa bikin keuangan boncos dan banyak utang, lho. 


Bagi kamu yang mau pakai paylater di Tokopedia atau e-commerce mana pun, yuk cek 5 cara berikut ini supaya kamu nggak boncos dan jadi untung saat pakai paylater:


Gunakan paylater yang punya banyak opsi cicilan & bunganya rendah


Kredivo, adalah aplikasi paylater yang punya banyak opsi cicilan sesuai kebutuhan dan kemampuanmu. Selain bisa dipakai di Tokopedia, Kredivo juga bekerja sama dengan banyak merchant lainnya, baik yang online maupun yang offline. 


Beberapa opsi pembayaran yang bisa kamu nikmati kalau jadi pengguna Kredivo adalah: 


  1. Bisa bayar dalam 30 hari tanpa dikenakan bunga, seperti transaksi dengan kartu kredit. 

  2. Bisa pakai opsi cicilan 0%. Tenornya maksimum 3 bulan, tanpa uang muka. Ada biaya admin 1% per bulan yang dibebankan ke angsuranmu. 

  3. Bisa pakai opsi cicilan dengan bunga 2.6% per bulan. Bedanya, cicilan ini tenornya lebih panjang 6 - 12 bulan. Berlaku tanpa uang muka.


Dengan berbagai opsi di atas, kamu bisa memilih yang sesuai dengan nominal transaksi dan juga kebutuhanmu. 


Kalau transaksinya kecil, maka opsi nomor 1 bisa jadi pilihan. Tapi, kalau harga barang yang kamu mau beli lebih dari Rp500.000 atau Rp 1 juta, opsi cicilan 0% bisa jadi yang terbaik karena tanpa bunga dan bisa cepat lunas. Opsi nomor 3 bisa digunakan kalau kamu mau mencicil lebih ringan dan harga barang yang dibeli cukup mahal. 


Cek kode voucher di halaman Tokopedia atau paylater yang kamu gunakan


Selain punya produk dan metode pembayaran yang beragam, Tokopedia juga dikenal dengan promosinya yang berlimpah dan menarik. Terutama gratis ongkir yang tersedia setiap harinya. 


Sebelum transaksi pakai paylater, jangan lupa untuk mengecek halaman promosi Tokopedia untuk melihat promo atau voucher apa saja yang bisa kamu gunakan untuk menghemat transaksimu. 


Selain di halaman Tokopedia, kalau pakai Kredivo, kamu juga bisa mengecek di halaman “Voucher Saya” untuk melihat berbagai promo yang bisa kamu gunakan di merchant rekanan Kredivo, termasuk di Tokopedia. 


Manfaatkan cicilan 0% untuk total belanja di kisaran Rp 1 juta sampai Rp 2 juta


Kapan lagi bisa pakai cicilan 0% tanpa harus punya kartu kredit! 


Nggak banyak, paylater yang bisa memberikan opsi ini. Kalau tertarik coba, kamu bisa pakai Kredivo dan daftar akunnya lebih dulu. 


Cicilan 0% di Kredivo berlaku untuk minimal transaksi sebesar Rp 500 ribu dengan tenor maksimum 3 bulan. Plus, ada biaya admin 1% yang akan diakumulasikan ke dalam jumlah cicilan yang harus kamu bayar per bulannya. 


Opsi ini cocok dipakai kalau kamu beli barang seharga Rp 1 juta atau Rp 2 juta dan nggak mau cicilannya kelamaan. Selain bisa cepat lunas, bisa lebih untung juga karena nggak ada bunganya. 


Sesuaikan jumlah cicilan dengan kemampuan


Setiap aplikasi atau layanan paylater, pasti memberikan sejumlah limit nontunai di awal yang bisa dipakai oleh penggunanya untuk berbelanja. Makin besar limit yang didapat, makin banyak juga barang atau transaksi yang bisa dilakukan. 


Tapi, jangan asal pakai limit tanpa pertimbangan, ya. Sebelum transaksi, pikirkan dulu apakah jumlah cicilannya nanti sesuai dengan kemampuan keuangan kamu setiap bulan?


Sebab, kalau lebih banyak cicilan dibanding pemasukan, bisa-bisa kondisi keuangan kamu jadi boncos dan terjerat utang paylater. 


Jangan gunakan paylater selain untuk kebutuhan sendiri


Hal lainnya yang berpotensi membuat kita terjebak utang paylater adalah penggunaan paylater yang tidak semestinya. Misalnya dipakai untuk membantu mengambilkan kredit untuk orang lain. Padahal, kalau kamu melakukan ini, artinya sangat ada potensi terjadi kredit macet. Bisa saja, orang yang kamu ambilkan kredit nantinya tidak membayar cicilan sesuai kesepakatan di awal. 


Alhasil, kredit macet ini akan menjadi tanggungan cicilan yang harus kamu bayar karena akun paylaternya adalah milikmu. Otomatis, transaksi akan dianggap sebagai transaksimu. 


Supaya terhindar dari risiko ini, yuk gunakan paylater dengan bijak dan hanya untuk kebutuhan sendiri!

0 comments

Posting Komentar

Kami tunggu saran dan kritik via kolom komentar